Kunjungan Industri SMK Negeri 1 Kali Tengah Lamongan ke PT AMR Indonesia, Pabrik Sabun Halal Jogja

Daftar isi

Pembukaan Acara

Pada hari 10 Februari 2025, sebanyak 30 siswa-siswi dari jurusan Teknik Kimia Industri, SMK Negeri 1 Kali Tengah Lamongan melakukan kunjungan industri ke PT AMR Indonesia, Produsen sabun halal yang berlokasi di Bantul, Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan praktis kepada para siswa mengenai proses produksi sabun serta penerapan ilmu kimia industri dalam dunia kerja.

Acara dimulai dengan sesi pembukaan yang dipimpin oleh Bapak Wuri Rohmadi selaku Direktur Produk dan Riset PT AMR Indonesia. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa jurusan Teknik Kimia Industri tidak hanya bisa bekerja di perusahaan, tetapi juga memiliki peluang besar untuk berwirausaha. Selanjutnya, beliau juga menceritakan perjalanan perusahaan yang dimulai dari alat sederhana, bahkan dengan dana kecil yang masih disimpan sebagai kenang-kenangan di ruang tamu pabrik.

Kunjungan ke Area Produksi

Setelah sesi pembukaan, para siswa diajak untuk mengunjungi seluruh area produksi, termasuk laboratorium sabun serta gudang penyimpanan bahan baku dan produk jadi. Dalam sesi ini, para siswa mendapatkan penjelasan mendalam mengenai tahapan produksi sabun, mulai dari pencampuran bahan baku, proses saponifikasi, hingga tahap pengemasan akhir. Kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih konkret mengenai standar produksi sabun halal yang diterapkan oleh PT AMR Indonesia.

Sesi Praktik Pembuatan Sabun

Usai berkeliling area produksi, siswa-siswi melanjutkan kegiatan dengan sesi praktik pembuatan sabun. Mereka dibagi menjadi enam kelompok, dengan tiga kelompok membuat sabun cuci piring dan tiga kelompok lainnya membuat sabun cuci tangan.

Proses Pembuatan Sabun Cuci Piring

  1. Preparasi bahan:
    • Siapkan dan timbang bahan sesuai takaran.
    • Masukkan bahan ke dalam wadah sesuai label.
  2. Pencampuran awal:
    • Tambahkan 1 liter air dan aduk perlahan hingga larutan berwarna putih dan busa hilang.
    • Tambahkan 3 liter air secara bertahap, aduk hingga tercampur sempurna.
  3. Penambahan bahan aktif:
    • Larutkan BP-05 dengan 100 mL air, lalu masukkan ke dalam campuran.
    • Larutkan FO-02 dengan 100 mL air, lalu tambahkan ke dalam campuran.
    • Larutkan PAM-05 dalam 100 mL air, kemudian masukkan ke campuran dan aduk hingga merata.
  4. Penyelesaian:
    • Tambahkan WA-03 sebanyak 3 mL.
    • Tuangkan sisa air (1.4 liter) ke dalam campuran dan aduk hingga merata.

Proses Pembuatan Sabun Cuci Tangan

  1. Preparasi bahan:
    • Siapkan dan timbang bahan sesuai takaran.
    • Masukkan bahan ke dalam wadah sesuai label.
  2. Pencampuran awal:
    • Tambahkan 1 liter air dan aduk perlahan hingga larutan berwarna putih dan busa hilang.
    • Tambahkan 3 liter air secara bertahap, aduk hingga tercampur sempurna.
  3. Penambahan bahan aktif:
    • Larutkan FO-02 dalam 100 mL air, lalu masukkan ke dalam campuran.
    • Larutkan FO-03 dalam 100 mL air, lalu tambahkan ke dalam campuran.
    • Larutkan BP-02 dengan 100 mL air, lalu masukkan ke dalam campuran.
    • Larutkan BP-15 dalam 100 mL air, lalu masukkan ke dalam campuran.
    • Larutkan PAM-04 dalam 100 mL air, kemudian masukkan ke campuran dan aduk hingga merata.
  4. Penyelesaian:
    • Tambahkan WA-05 sebanyak 3 mL.
    • Tuangkan sisa air (1.4 liter) ke dalam campuran dan aduk hingga merata.

Selama praktik, tim riset dari PT AMR Indonesia mendampingi para siswa, memberikan arahan, serta menjawab pertanyaan terkait formulasi dan teknik produksi sabun.

Penutupan dan Pemberian Kenang-Kenangan

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari para peserta. Kegiatan ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari pihak sekolah kepada PT AMR Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas kesempatan yang diberikan. Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan, PT AMR Indonesia juga memberikan oleh-oleh berupa produk sabun kepada para siswa, yang diserahkan langsung oleh Bapak Yusni Muis selaku Direktur PT AMR Indonesia.

Melalui kunjungan industri ini, diharapkan para siswa mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang dunia industri serta keterampilan praktis yang bermanfaat bagi masa depan mereka dalam bidang teknik kimia industri.

Bagikan :

Artikel Lainnya